
Dikutip dari vivanews.com
better life for better future

Dikutip dari vivanews.com


Banyak orang yang mengalami sembelit menjadi sangat bergantung pada obat pencahar (laksatif) untuk mengatasi masalah mereka. Padahal sebenarnya jarang sekali orang sampai memerlukan obat pencahar secara teratur, apalagi setiap hari. Obat pencahar justru akan membuat sembelit makin hebat.
Bila diminum secara berlebihan, obat pencahar bisa membuang vitamin dan nutrisi lain yang diperlukan sebelum terserap sepenuhnya. Obat pencahar juga bisa menimbulkan pengeluaran air, sodium, potasium secara berlebihan. Di samping itu, kebiasaan memakai obat pencahar cenderung memperlemah otot-otot usus dan mengurangi daya fungsinya.
Akibatnya, sekali Anda berhenti minum obat pencahar secara teratur, sembelit bukan saja muncul kembali melainkan akan semakin buruk. Pemakaian obat pencahar secara berlebihan dapat menimbulkan sindrom malas buang air besar (BAB). Kondisi ini membuat usus gagal berfungsi secara benar karena usus jadi bergantung pada obat pencahar untuk melakukan tugas pembuangan itu.
Untuk mengatasi sembelit, minum sedikitnya 8 gelas air setiap hari. Secara bertahap tambahkan serat dalam makanan dengan lebih banyak makan buah dan sayuran segar. Lakukan latihan fisik secara teratur karena olahraga akan membantu merangsang kontraksi BAB.
Luangkan waktu-waktu tertentu setiap hari untuk melakukan BAB, sekalipun Anda tidak ingin melakukannya. Anda harus berupaya melakukan gerakan BAB agar usus semakin terlatih.
Disajikan dari berbagai sumber.

Banyak orang yang tak bisa sehari pun meninggalkan minuman bersoda. Dalam keadaan dingin, minuman ini memang memberi rasa segar yang begitu nikmat. Tetapi, hati-hati bila Anda mulai kecanduan minuman bersoda karena para peneliti mengatakan bahwa fosfat yang ditambahkan ke dalam minuman ini memberikan rasa tajam yang bisa mempercepat penuaan.
Dikatakan bahwa mineral—yang juga ditambahkan pada daging yang telah diproses, cake, dan roti—bisa membuat kulit dan otot-otot mengering, dan dapat merusak jantung dan ginjal. Penelitian yang diterbitkan di Federation of American Societies for Experimental Biology Journal (FASEB) ini menunjukkan bahwa keseimbangan fosfor memengaruhi proses penuaan.
Sebelumnya, para peneliti telah memeriksa efek dari kadar fosfat yang tinggi pada tiga kelompok tikus. Kelompok yang mengonsumsi makanan dengan kadar fosfat tinggi bisa hidup 8-15 minggu. Sedangkan kelompok yang mengonsumsi fosfat lebih rendah usianya bisa mencapai 20 minggu.
“Manusia membutuhkan pola makan yang sehat, dan menjaga keseimbangan fosfat dalam asupan makanan mereka penting untuk hidup yang sehat dan umur panjang,” ungkap Mohammed Razzaque, dari Department of Medicine, Infection and Immunity, Harvard School of Medicine. Karena itu, hindari racun fosfat untuk menikmati hidup yang sehat.
Data diperoleh dari berbagai sumber.
Gejalanya adalah iritasi yaitu mata merah, perih, berair atau terasa kering.
Jika Anda termasuk pekerja yang menggunakan komputer lebih dari dua jam sehari, hati-hati dengan computer vision syndrome (CVS). Sindroma ini adalah keluhan mata dan penglihatan akibat bekerja menggunakan komputer terlalu lama. Akibatnya, produktivitas Anda dalam bekerja bisa menurun.
Gejala seseorang terkena CVS adalah iritasi yaitu mata merah, perih, berair atau terasa kering. Selain itu, mata terasa lelah, kelopak mata atau dahi terasa berat. Penyebabnya adalah frekuensi berkedip yang menurun akibat menggunakan komputer dalam waktu lama. Serta, posisi komputer serta pengaturan cahaya yang salah.
Sindroma ini juga sering disertai rasa sakit kepala atau migrain. Jika saat bekerja, Anda mengalami hal ini sebaiknya beristirahatlah selama sekitar 10 hingga 15 menit. Alihkan pandangan dari monitor setiap 15 menit dengan melihat objek yang jauh kira-kira 10 detik.
Anda juga bisa melakukan variasi kegiatan untuk menghindari melihat layar komputer terus menerus, seperti berjalan-jalan di sekitar kantor, atau mengobrol dengan teman.
Istirahatkan mata Anda setiap satu jam bekerja di depan komputer, agar terhindar dari CVS. Selain itu, atur juga pencahayaan di sekitar Anda. Jangan terlalu terang dan hindari pantulan sinar pada layar komputer.
Posisi duduk juga sangat penting agar Anda terhindar dari CVS. Gunakan kursi yang dapat diatur posisi serta sandarannya. Sebaiknya, duduk tegak (90 derajat) dengan posisi keyboard sedikit lebih rendah dari siku lengan (100 derajat).
Layar komputer sebaiknya berjarak 50 hingga 75 cm dari mata (lebih jauh dari jarak baca). Atur layar dengan sedikit miring ke belakang 5 hingga 20 derajat dari posisi tegak dan bagian atas layar komputer sejajar atau lebih rendah dari ketinggian horizontal mata


Tanpa sadar kita menghabiskan sebagian waktu di dalam ruangan berpendingin udara atau air conditioner (AC). Mulai dari kantor, mobil, angkutan umur, pertokoan, hingga kamar tidur.
Kita sekadar mencari kenyamanan di tengah iklim tropis yang mudah membuat gerah. Tanpa peduli efek buruk di balik kenyamanan hawa dingin yang dihasilkan mesin penyejuk ruangan. Apa saja efek buruknya?
1. Gemuk
Sejumlah penelitian menguatkan tudingan bahwa suhu udara yang nyaman menjadi salah satu dari 10 penyebab utama kenaikan berat badan. Suhu udara yang nyaman seringkali membuat kita malas bergerak.
Minimnya aktivitas tubuh meniadakan pelepasan energi pembakaran lemak. Dalam jangka panjang, timbunan lemak akan terakumulasi dan memicu obesitas. Sebab itu, mereka yang terbiasa hidup di ruangan berpenyejuk ruangan disarankan memiliki jadwal rutin berolah raga untuk membakar lemak tubuh.
2. Membuat malas beraktifitas
Perbedaan suhu udara antara ruangan berpendingin udara dan luar ruang bisa mempengaruhi daya tahan tubuh. Beranjak ke ruang dingin dalam kondisi berkeringat usai melakukan aktivitas di bawah sinar matahari bisa mengakibatkan sakit kepala, lemas, sesak napas, bahkan sulit berkonsentrasi.
3. Penularan penyakit
Hampir semua ruang berpendingin udara minim ventilasi. Kondisi ini membuat sirkulasi udara tidak lancar dan hanya menghasilkan udara daur ulang. Saat salah satu penghuninya membawa virus, otomatis virus itu akan terperangkap di ruangan sehingga berpotensi menular ke penghuni lain dengan cepat.
4. Penuaan kulit
Mesin pendingin udara bekerja menurunkan temperatur udara dengan menangkap partikel-partikel air di udara untuk memproduksi hawa dingin. Kondisi ini secara tak langsung menurunkan kelembaban udara yang memicu masalah kulit kering.
Jika sebagian besar waktu kita habis di ruang berpendingin udara biasakan menggunakan pelembab ekstra untuk kulit. Kita harus memiliki trik untuk menjaga kelembaban kulit demi mempertahankan elastisitasnya
Berbagai efek buruk itulah yang kemudian dijadian acuan untuk mengembangkan teknologi pendingin udara yang lebih menyehatkan. Tak heran, jika kita sering melihat mesin pendingin udara yang menjanjikan perlindungan dari virus dan sebagainya.